Muna

Maknai Idul Adha Pendiri YAMIKAP Muna Tak Pernah Absen Ibadah Kurban

Maknai Idul Adha Pendiri YAMIKAP Muna Tak Pernah Absen Ibadah Kurban. Hari Raya Idul Adha┬áselalu menjadi momentum istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia, yang diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Ibadah kurban ini sarat dengan nilai-nilai keikhlasan dan kepatuhan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, yang di ilhami dari kisah Nabi Ibrahim AS yang bersedia mengorbankan putranya, Ismail AS.

Baca Juga :
Berkah Ramadan Universitas Karya Persada Muna Menambah Dua Prodi Baru

Maknai Idul Adha Pendiri YAMIKAP Muna Tak Pernah Absen Ibadah Kurban: Simbol Kebersamaan

Maknai Idul Adha Pendiri YAMIKAP Muna Tak Pernah Absen Ibadah Kurban
Proses penyembelihan hewan kurban Yayasan Mitra Karya Persada Muna.

Memaknai ibadah kurban merupakan bentuk ketaatan dan ibadah yang dilaksanakan oleh umat Islam yang mampu. Daging hewan kurban kemudian dibagikan kepada fakir miskin, kerabat, dan tetangga. Sebagai simbol kebersamaan, kepedulian sosial, dan solidaritas antar sesama manusia.

Sehingga kisah Nabi Ibrahim AS terus menjadi inspirasi banyak umat Muslim di seluruh dunia. Salah satunya adalah pendiri Yayasan Mitra Karya Persada (YAMIKAP) Muna, Albert. Ia memilih untuk ibadah kurban di Hari Raya Idul Adha sebagai bentuk kepatuhan dan rasa syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Albert yang dikenal sebagai tokoh pendidikan di Bumi Sowite ini, tidak pernah absen dalam melaksanakan ibadah kurban. Baginya, kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah kewajiban yang harus dijalankan dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

“Ini adalah bentuk tanggung jawab saya sebagai seorang Muslim. Saya ingin memastikan bahwa ibadah kurban saya diterima dan memberikan manfaat bagi sesama,” jelas Albert, Selasa, 18 Juni 2024.

Ibadah Kurban Makna Mendalam Bagi Umat Muslim

Albert menyadari ibadah kurban memiliki makna yang sangat mendalam bagi umat Muslim. Selain sebagai wujud kepatuhan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, kurban juga mengajarkan tentang pentingnya berbagi dengan sesama.

Baca Juga :
Hasil Konfercab ke VII Pendiri Universitas Karya Persada Terpilih Pimpin PCNU Muna

Olehnya, seluruh proses mulai dari pemilihan hewan kurban hingga penyembelihan dilakukan sesuai dengan syariat Islam. Albert sendiri terlibat langsung dalam proses tersebut, memastikan semuanya berjalan lancar.

Albert juga berharap bahwa tindakan kecilnya ini dapat memberikan manfaat bagi sesama umat muslim. “Mari kita jadikan momen Idul Adha ini sebagai waktu untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial,” tutupnya.

Laporan: Arto Rasyid
Editor: Gugus Suryaman

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button